Oseng Pare Teri

Januari 13, 2019
{Tradisi|Budaya|Adat|Istiadat|Kebiasaan|Kultur} makan sayur mayur {sudah|telah} ada {sejak|semenjak} jaman lalu, {bahkan|pun|malah|malahan} sebelum ada Ilmu {Gizi|Nutrisi} yang memberitahukan dengan tegas mengenai manfaat sayur bagi kesehatan. {Menurut|Berdasarkan} {sebagian|beberapa} literatur, manusia jaman {dulu|dahulu} {ternyata|terbukti|rupanya} lebih banyak {mengonsumsi|mengkonsumsi} tanaman herbal {ketimbang|daripada} daging, {sebab|karena} memang itu makanan yang berlimpah ada di sekeliling {daerah|tempat} mereka. {Sejalan|Sejajar|Searah|Paralel} dengan meningkatnya peradaban, {tradisi|budaya|adat istiadat|kebiasaan|kultur} pertanian {bahkan|pun|malah|malahan} {alhasil|akhirnya|akibatnya|hasilnya|kesudahannya|walhasil} {dikembangkan|dioptimalkan|dimaksimalkan}.


Oseng Pare Teri



Kita {kenal|ketahui} sayur-sayuran memang kaya akan mineral, serat dan vitamin, yang semuanya penting untuk pola hidup sehat. Penelitian juga {mengungkapkan|menyatakan|mengucapkan|menyuarakan}, bahwa {kian|semakin} banyak {mengonsumsi|mengkonsumsi} sayur mayur, {maka|karenanya} {kian|semakin} besar potensi tubuh kita untuk melawan serangan penyakit.

{Mengonsumsi|Mengkonsumsi} sayuran {adalah|ialah|merupakan|yaitu|yakni} suatu {keharusan|kewajiban} bagi yang sadar {alangkah|betapa} pentingnya kesehatan, {sebab|karena} {tidak|tak} {semua|segala|seluruh} zat {gizi|nutrisi} yang {diperlukan|dibutuhkan} oleh tubuh terdapat pada produk pangan hewani. Akan {tapi|tetapi|melainkan|namun} manusia juga {harus|seharusnya|semestinya|patut|sepatutnya|wajib|mesti} memakan produk hewani dengan alasan yang sama. Tubuh Anda juga {memerlukan|membutuhkan} banyak protein dan asam lemak, dan hal ini {dapat|bisa} ditemukan pada produk hewani. Bagaimanapun juga, tubuh kita {memerlukan|membutuhkan} keseimbangan {agar|supaya} {dapat|bisa} {melakukan|melaksanakan|menjalankan|mengerjakan} fungsinya dengan {baik|bagus}.

Bahan-bahan
2 buah Pare
4 bungkus teri(yg harga 500 rupiah)
Segenggam cabe
6 siung bawang merah
4 siung bawaang putih
secukupnya Gula jawa
secukupnya Garam
{jika|kalau|jikalau|bila|apabila|seandainya|sekiranya} {menyenangi|menyukai|suka} Penyedap
Sedikit minyak buat numis

Langkah
Siapin bahannya..maap yaa gula jawa sama garamnya ga kepoto...
Potong2 pare {sesuai|cocok|layak|pantas} selera
Remas2 pare dengan menambahkan 1sdm garam...jadinya kya gni..
Cuci pare, lalu tiriskan...tujuan pare musti diremas2 {dulu|dahulu} {agar|supaya} nggak pahit.
Iris bawang merah, bawang putih, dan cabe.Siapkan bumbu lain jg..
Tumis bawang putih sama bawang merahnya...tumis sampe bener2 harum
Tambahkan cabe, teri, gula jawa, garam dan penyedap,aduk2 {sampai|hingga} matang
{Usul|Usulan|Masukan} pare nya...tumis bentar aja yah..biar warnanya {indah|cantik|menawan} dan masih berasa kerit kerit...
Siap untuk disantap keluarga tercintah..

at oksidan, atau juga {acap kali|sering kali|sering|tak jarang|kerap|kerap kali} disebut dengan radikal bebas, {adalah|ialah|merupakan|yaitu|yakni} molekul yang bersifat racun dan {dapat|bisa} merusak bio molekul dalam sel. {Sebab|Karena} sifatnya yang merusak (mengoksidasi) bio molekul sehat yang ada didalam sel, {maka|karenanya} oksidan yang {tidak|tak} tertanggulangi ini {dapat|bisa} menyebabkan penyakit berat seperti jantung dan kanker.

Zat oksidan atau radikal bebas akan {kian|semakin} {pesat|kencang|cepat} menjadi banyak, disebabkan {elemen|unsur|faktor} lingkungan dengan tingkat polutan yang tinggi. Dengan demikian, {maka|karenanya} tubuh kita {memerlukan|membutuhkan} zat yang {memiliki|mempunyai} sifat antioksidan, {adalah|ialah|merupakan|yaitu|yakni} sebagai tandingan untuk mencegah zat pemusnah yang bernama oksidan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »